Posted by: jashtismedia | November 18, 2007

Seorang Ikhwan yang Sejati

Seorang remaja pria bertanya pada ibunya:
Ibu, ceritakan padaku tentang ikhwan sejati…
Sang Ibu tersenyum dan menjawab…

Ikhwan Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapidari kasih sayangnya pada orang di sekitarnya….

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakankebenaran…..

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa …

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati ditempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati didalam rumah…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari banyaknya akhwat yang memuja, tetapi komitmennya terhadap akhwat yang dicintainya…

Ikhwan sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan…

Ikhwan Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca Al-Quran, tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca…….

Setelah itu, ia kembali bertanya…” Siapakah yang dapat memenuhi kriteria seperti itu,Ibu ?”Sang Ibu memberinya buku dan berkata…. “Pelajari tentang dia…” ia pun mengambil buku itu “MUHAMMAD”, judul buku yang tertulis di buku itu…


Responses

  1. assalamualaikum akhi, ada satu hal fenomena tentang ikhwan yang mengatakan dirinya ikhwan sejati. apabila ikhwan yang dikatakan ikhwan sejati adalah yang berani menerima tantangan dakwah yang berat dipelosok desa atau bahkan didaerah yang agama islamnya masih minim, tapi malah sebaliknya ikhwah kebanyakan takut dengan tantangan tersebut, ada apa dengan ikhwan sejati????????

  2. mungkin yang ditakutkan bukan tantangannya… yang ditakutkan adalah kesesatan setelah petunjuk datang kepadanya… tahu sendiri khan pengaruh lingkungan…?

    karena itulah perlu adanya amal jama’i..😀

  3. Assalamualaikum ya akhi n ukhti…Ana mau tanya nih??
    1.Batasan2 laki2 dan perempuan yang bukan mahramnya??apakah ngobrol lewat HP tuh dilarang karena bukan mahramnya??trus batasannya sperti ap??
    2.Kemuliaan seorang yang nikah muda seperti apa??

  4. assalamu’alaikum,salam ta’aruf ya akhi n ukhti,,ane dari uny,,kenapa jumlah ikhwan ko jadi sedikit ya?padahal jalan dakwah begitu panjang,,tingkatkan ukhuwah para ikhwan jangan hanya pada sesama ikwah saja..:)

  5. Wa’alaykumussalaam, salam kenal dari kami jga yak… kami dari amikom…😀

    “tingkatkan ukhuwah para ikhwan jangan hanya pada sesama ikwah saja..:)”

    maksudnya gimana ya mas..?

  6. Assalamu’alaikum Ya Akhi Ya Ukhti
    ikhwan & akhwat sejati akan malu ketika dipuji,
    ikhwan & akhwat sejati akan introspeksi saat dicaci,

  7. assalamu’alaykum…

    “tingkatkan ukhuwah para ikhwan jangan hanya pada sesama ikwah saja..:)”

    mungkin maksudnya meningkatkan ukhuwah tidak hanya dengan yg sefikrah saja….tapi tingkatkan ukhuwah ke semua kalangan….istilah kasarnya misalkan kalo aktifis jgn gaulnya sama yg aktifis aja, trus yg ga aktifis di agep ga ada….

    kalo saya salah penafsiran mohon maaf….

  8. saya bingung kenapa harus ada ikhwan atau ikhwah padahal kita semua sama… muslim-saudara seiman dan se-aqidah… kenapa harus membeda-bedakan ya..?

    saya juga bingung ketika seseorang itu bilang,”dia ikhwah lho” atau bertanya, “dia ikhwah atau bukan?”

    saya gak ngerti maksudnya apa, saya juga tidak mengerti yang dimaksud “fikrah” itu apa… gerakan, organisasi, pemikiran..?

    Saya juga tidak mengerti, kapan umat ini bisa bersatu jika kondisinya seperti ini…

  9. hehee…akh hery….kalo kata bos saya dikantor kalo bingung pegang kuping….halah apa coba..:)

    artinya ikhwan yang jelas laki-laki, situ laki2 kan? atau taruhlah preman…itu juga disebut ikhwan juga kan?
    memang sedikit rumit akh, dan terkadang ga semua orang berfikiran seperti antum bahwa bagaimana umat islam bisa bersatu kalo masih memperjuangkan islam secara individu atau organisasi…dan itu yang masih terjadi di indonesia saat ini….padahal islam akan bisa bangkit kalo semuanya bisa bersatu….
    organisasi atau partai itu kan hanya sebagai sarana saja…seperti UKI AMIKOM ini….sebagai sarana dakwah juga kan?
    “Dijalan Dakwah kami Melangkah….”

    kalo saya berfikir selama syahadatnya masih sama bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad itu utusan Allah…masih mengerjakan sholat…mengikuti petunjuk Rasul..apapun itu bentuknya mo organisasi..partai…hayyyuuu perjuangkeun islam ti bumi Allah….gitu wae lah…

  10. hehee…akh hery….kalo kata bos saya dikantor kalo bingung pegang kuping….halah apa coba..:)

    artinya ikhwan yang jelas laki-laki, situ laki2 kan? atau taruhlah preman…itu juga disebut ikhwan juga kan?
    memang sedikit rumit akh, dan terkadang ga semua orang berfikiran seperti antum bahwa bagaimana umat islam bisa bersatu kalo masih memperjuangkan islam secara individu atau organisasi…dan itu yang masih terjadi di indonesia saat ini….padahal islam akan bisa bangkit kalo semuanya bisa bersatu….
    organisasi atau partai itu kan hanya sebagai sarana saja…seperti UKI AMIKOM ini….sebagai sarana dakwah juga kan?
    “Dijalan Dakwah kami Melangkah….”

    kalo saya berfikir selama syahadatnya masih sama bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad itu utusan Allah…masih mengerjakan sholat…mengikuti petunjuk Rasul..apapun itu bentuknya mo organisasi..partai…hayyyuuu perjuangkeun islam ti bumi Allah….gitu wae lah…

  11. asslamu’alaikum….
    mas Heri atau akh Heri…. :0
    yang saya tahu fikrah tu artinya pemikiran
    sedangkan ikhwan/ikhwah ntu… saudara laki2/saudara(banyak/jamak)tapi biasanya sama aktifis da’wah atau…orang2 tarbiyah ikhwan/ikhwah itu sebutan bagi saudara yang sesama aktifis juga…tapi saya pernah baca pendapat dari seorang ikhwan dalam tulisannya di sebuah majalah bahwa ikhwan/ikhwah/akhwat itu adalah mereka yang senantiasa bedzikir serta selalu punya semangat untuk memperbaiki diri….
    semoga qt termasuk di dalamnnya,,,

    klo ada yang salah mohon maap y…..

    hwe hew hew hew….

    wassalamu’alaikmum

  12. hehe…
    saya tahu maksud “ikhwan” kok..😀 … cuman kata “ikhwah” (pake “h”) itu yang sering di identikkan dengan sebutan teman sesama fikrah.

    nah, ini yang menimbulkan kontroversi… apakah kalo diluar fikrahnya tidak disebut ikhwah..?. hal seperti ini yang mungkin bisa menjadi salah satu indikator perpecahan umat, termasuk sesama “aktifis” sekalipun.

    yah semoga saja tidak ada sifat taqlid dalam suatu fikrah yang menimbulkan kefanatikan dan akhirnya menimbulkan perpecahan…

    sip, lanjuuut….🙂

  13. Ass, bagi saya ini hanya untuk menentukan pola bahasa apa yang dipakai, justru dengan memastikan apakah itu ikhwah, diharapkan terjadi komunikasi yang efektif.

    karena tentu saja apa yang kita sampaikan harus sesuai dengan kadar kepahaman mad’u kita.

    wallahua’alambishoab


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: